Proofreading Sebelum Menerbitkan Tulisan
KBMN PGRI Gelombang 32
Materi : Proofreading
Narasumber : Susanto, S. Pd. (PakDSus)
Moderator : Sim Chung Wei
Waktu: Senin,17 Februari 2025
Daring via WA Group KBMN
Ubur-ubur ikan lele
Waktunya Proofreading Le
Pada pertemuan ini narasumber memulai memberikan materi dari tulisan di Melintas .ID tentang Proofreading. Profreading atau mengoreksi kembali tulisan kita sebelum diterbitkan agar tidak ada kesalahan dalam penulisan, enak dibaca serta tanda baca yang pas sesuai dengan penggunaannya.
Berikut ini biodata narasumber:
Sebuah tulisan yang sudah selesai artinya tulisan itu sudah mencakup semua gagasan yang kita bahas atau tulisan dalam satu tema satu pembahasan. Sedangkan tulisan yang belum selesai jika tulisan itu masih menggantung atau masih dipertengahan jalan.
Cara melakukan profreading adalah :
- Baca tulisan Anda dengan bersuara seperti anak SD membaca di kelas.
- Ejaan: tanda baca, kata, struktur kalimat, dan konsistensi penulisan.
melainkan? Bukan - lanjutannya tetapi atau melainkan? Ilustrasi pesangon untuk pekerja yang terdampak PHK >> berdampak atau terdampak
Bagi saya antologi-antologi yang di fasilitasi oleh KBMN ini menjadi batu loncatan bagi saya untuk menulis buku solo di fasilitasi - nulisnya dipisah atau dirangkai, ya?
Dalam profreading karena kita orang Indonesia dan proses pembentukan istilah melahirkan kata itu. Kita ikuti saja. Kita hargai bahasa sendiri. Kita dapat menggunakan alat bantu seperti EYD, KBBI Daring dan Bahasa Inggris menggunakan Grammarly.
Terima kasih.
.jpeg)

Terima kasih sudah merangkum.
BalasHapusSama-sama Pak D Susanto
Hapus