Komitmen Menulis di Blog
Membeli duku ke kota Kebumen
Dibawa sampai kota Kediri
Mari kita jaga komitmen
usaha menulis di blog pribadi
Pertemuan kelas belajar menulis nusantara ke-8 ini akan membahas materi komitmen menulis di blog. Narasumber yang bersedia sangat istemewa karena beliau adalah guru bloggernya Omjay. Bapak H. Dedi Dwitagama, M. Si. yang pertama kali mengenalkan keajaiban blog pada beliau. Moderator adalah Aam Nurhasanah, S. Pd.
Simak profil narasumber pada pertemuan malan ini:
https://dedidwitagama.wordpress.com/my-cv/
Pada pertemuan kali ini materinya diawali dengan pertanyaan para peserta dan dijawab oleh narasumber. Narasumber memberi hadiah satu buah kaos bagi penanya terbaik.
Apa dampak dan peran blog bagi kehidupan pribadi dan profesional?
Dampak blog yang paling signifikan adalah menjadi berkah untuk orang yang mau menulis di blog. Kalau dulu tidak menggunakan blog orang bisa terkenal membutuhkan banyak uang. Sekarang dengan menggunakan blog, kita bisa mendunia walaupun biaya sedikit. Bloger bisa terkenal, bisa sejajar dengan para jurnalis terkenal.
Apa yang harus kita lakukan agar terus konsisten menulis di blog?
Tulis apa saja di blog, bisa satu kata, satu kalimat, satu alinea atau satu buku yang paling penting selesai. Kemudian diposting di blog..
Bagaimana caranya agar kita bisa terus mendapatkan ide untuk menulis dan berhasil menyelesaikan tulisan kita?
Kita rajin membaca tulisan orang di blog keroyokan Kompasiana dan blog lainnya untuk mendapatkan ide. Kita bisa melihat hal yang berkesan di sekitar kita, Whatever ditulis saja. Atau bisa buat catatan kecil nanti setelah dilengkapi baru diposting di blog.
Bagaimana berkomitmen dalam menulis di blog?
Pilihlah waktu kapan Anda bisa menulis, sebelum tidur, pulang kerja, pulang dari gereja bagi yang nonmuslim, atau kapan saja Anda bisa menulis. Posting satu kata, satu kalimat, atau satu alinea yang baik dilengkapi foto, akan menarik orang membacanya.
Bagaimana mengatasi badmood menjadi kendala dalam menulis?
Kalau sedang badmood jangan menulis karena tulisannya nanti jelek. Kita bisa menulis ketika sedang mengunjungi tempat wisata. Bisa juga setelah bicara dengan suami itu juga bisa kita tulis. Bahkan, cara mengatasi badmood itu juga bisa kita tulis.
Mari kita komitmen menulis di blog, setelah kita mengetahui apa manfaaatnya dan dapat mengetahui cara mengatasi kendalanya. Jangan jadikan blog kita menjadi sarang laba-laba.
Terima kasih.

Komentar
Posting Komentar